Langsung ke konten utama

Pengalaman Naik Laju Prima 196 dari Manyaran


Pengalaman Naik Laju Prima 196 dari Manyaran-

Fightomotive.com // Haill Bus Maniac… Sedikit share pengalaman naik Laju Prima 196 dari Wonogiride – Jakarta pertengahan Desember 2018 lalu. Nah bagaimana kesanya selama perjalanan bersama PO Laju Prima dengan nomor lambung LP 196 ini ? Monggo di simak.

Pengalaman Naik Laju Prima

Ceritanya kami sekeluarga pertengahan Desember 2018 kemarin memutuskan untuk kembali merantau pergi ke Jakarta brad’s. Setelah melalui pertimbangan tentang bus yang akan kami gunakan diantara Putera Mulya Sejahtera Sindoro Satriamas dan Laju Prima. Akhirnya di putuskan untuk memesan tiket PO Laju Prima untuk keberangkatan kali ini, karena Istri ingin mencoba bus yang satu ini. Harga tiketnya terbilang murah hanya Rp 150.000,- + Service makan brad’s. Dengan memesan 5 tiket kursi baris 1-2-3 dari depan kami pun siap untuk menyusuri rute menuju Jakarta.

pengalaman naik Laju Prima

Bus Laju Prima 196

Dapet armada 196

Dihari keberangkatan ternyata Bus Laju Prima 196 lah yang membawa kami keJakarta, wah jadi dejavu nih soalnya tahun 2017. Jadi pernah merasakan kenyamanan Bus SHD dari Laju Prima dengan nomor lambung 196 yang terkesan mewah ini. Memang secara tampilan LP 196 ini sudah tak sekinclong dahulu brad’s, efek usia juga sih. Tapi tetap optimis perjalanan kali ini akan tetap nyaman dengan buaian Airsuspension yang cukup soft. Setelah masuk kedalam bus ternyata tak berbeda dengan tahun lalu masih bersih rapi dan terawat brad’s. Saat bus ini berjalanpun masih cukup nyaman hanya sedikit distorsi dari suara body yang kendor namun masih dalam batas kewajaran.

Kali ini perjalanan agak sedikit kurang nyaman, karena adanya penumpang seorang wanita paruh baya. Dan terlihat nampak akrab dengan crew bus, ia naik dari Sukoharjo dan duduk didepan. Sepanjang perjalanan dari siang sampai malam wanita ini terus bercerita tentang kegiatan Reuni, laki-laki dan permasalahanya. Bahkan pesan digroup WA nya selalu di bacakan kepada Crew bus dengan suara yang lumayan keras sambil tertawa-tawa. Membuat beberapa penumpang dibarisan depan seperti saya merasa terganggu, karena selain brisik tema pembicaraanyapun sepertinya kurang pantas untuk wanita seumuranya.

Pengalaman Naik Bus Laju Prima

Pengalaman Naik Bus Laju Prima

Hari itu lalulintas dalam tol sangat padat dan macet sekitar jam 03:00 dinihari, bus pun terpaksa keluar exit tol Cikampek. Suara obrolan wanita paruh baya tersebut masih terdengar menambah jenuh suasana perjalanan. Kemudian disekitaran Tanjung pura Bus Laju Prima 196 pun mengalami kendala yaitu oli bocor yang membuat bus ini mogok. Sedikit cemas karena saya membawa 3 anak dan 1 masih bayi takut kalau-kalau mereka rewel. Setelah berdiskusi dengan penumpang akhirnya penumpang LP 196 dioper menjadi 3 bus yang semuanya penuh. Karena terpaksa akhirnya sekeluarga ikut naik di bus ke 3, tapi ternyata sopir nya sama sekali tidak ramah. Dengan nada tinggi mengatakan bisnya penuh, karena kondisi sopir saya bentak balik hingga akhirnya diam dan membiarkan kami masuk kedalam.

Nostalgia PO Terang Jaya, sang Sapu jagat Wonogiri

Gantung diri Gunungkidul, terus memakan korban

Pesan Tiket Bus Putera Mulya, bisa 3 Bulan sebelumnya

Suzuki Bandit 150 Inazuma, cocok nih –

Tak seindah dahulu

Hampir 4 jam kami berdiri di dalam bus yang penuh sesak ditambah rute Karawang Bekasi macet cukup parah. Sehingga kami terpaksa turun didepan Terminal Bekasi sekitar pukul 07 pagi karena anak2 mulai rewel kelelahan. Kemudian kami menyambung perjalanan dengan menggunakan Grabcar yang lebih nyaman meskipun harus merogoh kocek yang lebih dalam. Yaps itu tadi pengalaman naik Bus Laju Prima 196 yang sebenarnya cukup nyaman, aman dengan pelayanan yang prima. Namun karena suatu kendala terjadilah moment “tak semanis dahulu” Semoga bermanfaat… Salam Cah Nggunung…

By JeckminatoR☠

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Suzuki Shogun Kebo 110 Motorku yang ke 2

Fightomotive.com  // Haill Brad’s… Mau sharing review sekaligus Sejarah Suzuki Shogun Kebo generasi pertama yang pernah menjadi tunggangan saya. Sekaligus sebagai Motor kedua dari hasil keringat sendiri nih setelah membeli motor pertama yaitu Honda Astrea Grand. Sejarah Suzuki Shogun Kebo Yaps jadi ceritanya setelah habis kontrak di  PT Indomobil Suzuki International  tambun, Mas Jecks lumayan lama nganggur nih. Dan si Astea Grand dipake abang saya, lanjut di bayarin gitu dah. Akhirnya dapet kerjaan lagi di Sub nya Suzuki kali ini lokasinya didalem PT Suzuki Plant Cakung tepatnya Penggilingan. Dan saat itu harus naik Koasi dan Metromini buat berangkat dan pulang kerja, jenuh dah banyak waktu kebuang dijalanan. Karena gaji dan lemburan lumayan 3 bulan berselang alhamdullilah kekumpul dana buat beli motor Brad’s. Suzuki Shogun 110 Kebo Tromol beredar tahun 1995 – 1997 Sengaja membeli motor Second karena males ngangsur hehehe, dan saat itu harga motor...

Bundelan Hill Gunungkidul, asyiknya nongkrong di Platar Watu Mas Gandul

Bundelan Hill Gunungkidul, asyiknya nongkrong di Platar Watu Mas Gandul – Fightomotive-Blog  // Haill Brad’s… kali ini Mas Jeck mau share tempat makan, nongkrong yang asyik dari Ngawen Wilayah Semin. Dengan basic perbukitan yang khas, berikut ini Bundelan Hill Gunungkidul. Bundelan Hill Gunungkidul Bundelan Hills Ngawen  merupakan puncak tertinggi sebelah utara Gunungkidul yang berbatasan dengan Wilayah Klaten brad’s. Seperti jalur pegunungan pada umumnya rute menuju Bundelan Hills di dominasi tanjakan dan turunan curam dengan liku-liku yang tajam. Bundellan Hills yang masuk dalam kecamatan Ngawen Gunungkidul bisa di jangkau dengan 2 arah yakni dari utara/klaten. Dengan melalui cawas/RSI mengikuti jalur menuju Semin Yogyakarta. Sedangkan dari arah sebaliknya bisa ambil rute Ngawen Cawas Klaten. Karena letaknya di dataran tinggi Bundelan Hills tempatnya sangat nyaman. Kita bisa leluasa menikmati keindahan kota Solo dan Klaten dengan buaian semilir angin segar khas p...

Honda Astrea Grand motor pertamaku, bahagianya saat Topgear menyala

Fightomotive.com // Haill Brad’s… Sekadar bernostalgia tentang Honda Astrea Grand motor pertamaku lansiran tahun 1995. Iseng nulis karena tiba-tiba ada postingan tentang motor ini dengan striping yang sama. Pertama kali punya motor Astrea Grand Jadi ceritanya beberapa waktu lalu ada postingan di FB yang menjual motor Astrea Grand dengan kondisi masih mulus dan low KM. Stripingnya berwarna ungu terong persis yang pernah saya miliki, sayang nama akun FB yang saya Screenshoot malah kehapus. Jadi nyertain sumber gambar malah kurang lengkap nih, maaf ya buat pemilik gambar tersebut saya pinjam hehehe. Yaps sekitar tahun 2001an silam motor merupakan barang mahal dan ga semua orang mampu beli Brad’s. Termasuk Mas Jecks nih karena Ortu yang pas-pasan akhirnya harus kerja dulu selepas lulus STM buat ngumpulin duit. Astrea Grand pic by FB Alhamdullilah bisa bekerja di PT Indomobil Suzuki International yang gaji dan lemburanya lumayan banget saat itu. Bekerja di bagian Welding Muffler Suzuki Sat...