Langsung ke konten utama

Yamaha Mio pake ban besar, cari aman gan


Yamaha Mio pake ban besar, cari aman gan –

Fightomotive Blog // Haill Brad’s… Yamaha Mio GT termasuk skutik dengan dimensi yang mungil, begitupun dengan velgnya yang juga berukuran kecil. Nah sekarang kita simak reviewnya jika Yamaha Mio ban besar, kedodoran gak buat Skutik besutan Yamaha Indonesia ini.

Yamaha Mio pake ban besar

Yaps untuk lebih tepatnya Mio GT ini menggunakan ban berukuran lebih besar brad’s. Seperti yang kita tahu Yamaha Mio series mengusung desain velg yang tak banyak berubah, dengan ukurannya yang kecil. Walaupun tentu telah disesuaikan dengan kebutuhan dan kemampuan mesin dari motor imut tersebut. Bagi sebagian user Mio mungkin ini bukan masalah bahkan banyak yang mengganti dengan velg lebih kecil. Ataupun malah menggunakan ban cacing untuk sekadar bergaya walau berbahaya. Sebagai pengguna Mio GT 110 mas Jeck banyak mengamati motor ini dijalanan, banyak diantaranya yang terjangkit Velg Geol atau peang.

Yamaha Mio ban besar

Mio pake Ban Corsa Besar

Penyebab velg Geal geol atau peang ini bisa disebabkan karena menghantam lubang dengan kecepatan tinggi maupun saat membawa beban berat. Dan kebanyakan yang mengalami permasalahan diatas adalah Yamaha Mio Series entah karena bahan material velgnya atau ada faktor lain. Untuk solusi mencegah Velg khususnya bagian belakang mas Jeck mencoba mengatasi dengan tips cara seperti di bawah ini brad’s.

Pake ban besar lebih aman

Untuk memininalisir terjadinya velg peang akhirnya saya menggunakan ukuran ban yang lebih besar. Ya namanya dijalan kita ga tau apa yang akan terjadi brad’s, mencegah lebih baik dari pada mengganti hehehe… Yaps ban dengan ukuran sedikit lebih besar tentu akan melindungi velg saat terjadi benturan dengan lubang. Jadi velg masih tertahan oleh ban dan udara ketika benturan terjadi sehingga effeknya tidak langsung merusak velg atau bisa dimininalisir. Kebetulan saya pakai ban merk Corsa Tubeless type S22 untuk depan 70/80 dengan harga Rp 109.000,- . Dan belakang ukuran 90/90 dengan harga Rp 140.000,- sekalian menambahkan cairan anti bocor untuk ban belakang seharga Rp 25.000,- . Tak lupa juga 2 pentil tubeless Rp 20.000 (@10.000) juga harus diganti nih.

Yamaha Mio ban besar

Ban Belakang Mio ukuran besar merk Corsa

Nah setelah mengganti ban belakang dengan ukuran yang lebih besar pasti ada untung dan rugi atau kekurangan dan kelebihanya… kelebihanya motor jadi terasa mantab, handling juga oke, saat membawa beban berat motor tetap stabil. Serta lebih pede jika ketemu jalan rusak berlubang maupun tidak rata brad’s. Sedangkan untuk kekuranganya sudah pasti nih motor menjadi lebih berat apalagi saat berakselerasi menjadi tambah lemot…(asline wes lemot je). Ya menurut saya lemot dikit ga papa deh yang penting velg aman dari kutukan Peang. Lagian motor cuma dipakai harian bukan kebut2an, kemudian space antara ban dan box filter menjadi lebih sempit. Jadi saat melewati poldur atau jalan bergelombang biasanya sedikit nggasruk kalau bawa beban lebih, tapi tak terlalu parah. Dan bisa di akali dengan menggunakan Shockbreaker belakang yang lebih tinggi. Pokoke Cari aman mbah…

Warna Honda CRF 150L dan harganya

Berkendara sendirian malam hari, mantabkan hati

Melewati turunan dengan Motor Matic, simak tipsnya

Yamaha Mio pake ban besar

Yamaha Mio pake ban besar

Yamaha Mio GT milik saya yang pake ban besar cuma sebagai pengalaman dan testimoni pribadi gan… Semoga bermanfaat terutama bagi user mio yang sayang akan velgnya.. Salam Cah Nggunung…

By JeckminatoR☠

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Suzuki Shogun Kebo 110 Motorku yang ke 2

Fightomotive.com  // Haill Brad’s… Mau sharing review sekaligus Sejarah Suzuki Shogun Kebo generasi pertama yang pernah menjadi tunggangan saya. Sekaligus sebagai Motor kedua dari hasil keringat sendiri nih setelah membeli motor pertama yaitu Honda Astrea Grand. Sejarah Suzuki Shogun Kebo Yaps jadi ceritanya setelah habis kontrak di  PT Indomobil Suzuki International  tambun, Mas Jecks lumayan lama nganggur nih. Dan si Astea Grand dipake abang saya, lanjut di bayarin gitu dah. Akhirnya dapet kerjaan lagi di Sub nya Suzuki kali ini lokasinya didalem PT Suzuki Plant Cakung tepatnya Penggilingan. Dan saat itu harus naik Koasi dan Metromini buat berangkat dan pulang kerja, jenuh dah banyak waktu kebuang dijalanan. Karena gaji dan lemburan lumayan 3 bulan berselang alhamdullilah kekumpul dana buat beli motor Brad’s. Suzuki Shogun 110 Kebo Tromol beredar tahun 1995 – 1997 Sengaja membeli motor Second karena males ngangsur hehehe, dan saat itu harga motor...

Bundelan Hill Gunungkidul, asyiknya nongkrong di Platar Watu Mas Gandul

Bundelan Hill Gunungkidul, asyiknya nongkrong di Platar Watu Mas Gandul – Fightomotive-Blog  // Haill Brad’s… kali ini Mas Jeck mau share tempat makan, nongkrong yang asyik dari Ngawen Wilayah Semin. Dengan basic perbukitan yang khas, berikut ini Bundelan Hill Gunungkidul. Bundelan Hill Gunungkidul Bundelan Hills Ngawen  merupakan puncak tertinggi sebelah utara Gunungkidul yang berbatasan dengan Wilayah Klaten brad’s. Seperti jalur pegunungan pada umumnya rute menuju Bundelan Hills di dominasi tanjakan dan turunan curam dengan liku-liku yang tajam. Bundellan Hills yang masuk dalam kecamatan Ngawen Gunungkidul bisa di jangkau dengan 2 arah yakni dari utara/klaten. Dengan melalui cawas/RSI mengikuti jalur menuju Semin Yogyakarta. Sedangkan dari arah sebaliknya bisa ambil rute Ngawen Cawas Klaten. Karena letaknya di dataran tinggi Bundelan Hills tempatnya sangat nyaman. Kita bisa leluasa menikmati keindahan kota Solo dan Klaten dengan buaian semilir angin segar khas p...

Honda Astrea Grand motor pertamaku, bahagianya saat Topgear menyala

Fightomotive.com // Haill Brad’s… Sekadar bernostalgia tentang Honda Astrea Grand motor pertamaku lansiran tahun 1995. Iseng nulis karena tiba-tiba ada postingan tentang motor ini dengan striping yang sama. Pertama kali punya motor Astrea Grand Jadi ceritanya beberapa waktu lalu ada postingan di FB yang menjual motor Astrea Grand dengan kondisi masih mulus dan low KM. Stripingnya berwarna ungu terong persis yang pernah saya miliki, sayang nama akun FB yang saya Screenshoot malah kehapus. Jadi nyertain sumber gambar malah kurang lengkap nih, maaf ya buat pemilik gambar tersebut saya pinjam hehehe. Yaps sekitar tahun 2001an silam motor merupakan barang mahal dan ga semua orang mampu beli Brad’s. Termasuk Mas Jecks nih karena Ortu yang pas-pasan akhirnya harus kerja dulu selepas lulus STM buat ngumpulin duit. Astrea Grand pic by FB Alhamdullilah bisa bekerja di PT Indomobil Suzuki International yang gaji dan lemburanya lumayan banget saat itu. Bekerja di bagian Welding Muffler Suzuki Sat...