Langsung ke konten utama

Review Suzuki Thunder 125, kekurangan dan kelebihanya


Review Suzuki Thunder 125, kekurangan dan kelebihanya –

Fightomotive.com // Haill Brad’s… PT Suzuki Indonesia Sales (SIS) beberapa tahun silam sempat mencicipi manisnya penjualan motor sport murah 125cc. Berhubung pernah memiliki motor Sport tersebut berikut ini Review Suzuki Thunder 125.

Review Suzuki Thunder 125

Review Suzuki Thunder 125

Hehehe basi yo karena mungkin ga penting juga karena produk ini telah lama tewas mengenaskan dimedan perang yang cukup kejam. Yaps sedikit bernostalgia motor sport dengan tampilan gagah diera 2000an sempat menjadi favorit dan impian para bikers Brad’s. Karena motor tersebut memberi kebanggan tersendiri bagi ridernya saat itu. Nah saat itu Honda Tiger dan Yamaha Scorpio menjadi motor yang sangat didambakan namun karena harganya terbilang cukup mahal. Maka banyak yang harus menahan impian memiliki motor sport yang identik dengan tampilan gagah. Peluang ini akhirnya memberi kesempatan Suzuki untuk meluncurkan motor sport tourer dengan kubikasi 125 dengan harga terjangkau pada masanya.

Review Suzuki Thunder 125

Pada awal kemunculannya sekitar tahun 2004 Thunder hadir menjawab keinginan para biker dengan mengusung desain simpel, everlasting dan lumayan gagah. Desain turunan dari Thunder 250 nampak berpadu manis antara mesin dan desain minimalis dengan tanki besar yang memberi kesan gagah. Dengan sedikit kekurangan motor ini tanpa di lengkapi kick starter. Karena respon pasar cukup baik Suzuki akhirnya memberikan update pada motor ini pada tahun 2006. Dengan menambah kick starter serta warna berdesain stripe baru yang lebih fresh. Pada tahun 2008 kembali mendapat update dengan penambahan undercowl untuk mempermanis tampilan. Kemudian tahun 2011 Suzuki Thunder 125 mendapat perubahan hampir 80% yaitu perubahan pada beberapa bagian seperti blok mesin didesain padat. Kapasitas tanki 15 liter dengan tutup rata, lampu sein, knalpot, lampu belakang serta perubahan pada beberapa jeroan mesin. Namun sayang perjalanan Thunder 125 harus terhenti selamanyapada tahun 2016 karena tak mampu lagi bersaing lagi dengan kompetitor. Baik secara harga, desain dan dapur pacu yang diusungnya, karena kompetitor terus berinovasi dengan produk dengan mesin dan fitur modern.

Kekurangan dan Kelebihanya

Yaps kembali ke Review berdasarkan pengalaman pribadi mas Jeck ya, kebetulan saat itu membeli unit lansiran tahun 2009. Dengan harga yang cukup terjangkau kondisinya masih mulus bin kinclong yang menandakan built quality Suzuki cukup bagus. Baik kualitas cat maupun plastiknya dibanding buatan Honda yang gampang kusam dan prothol. Kilometernya masih diangka 40.000 km dan mesin masih terawat belum ada rembesan oli maupun suara kasar. Inilah yang membuat saya berani memboyong motor tersebut brad’s. Lalu apa saja kekurangan dan kelebihan Suzuki Thunder 125…? Monggo di lanjut.

Review Suzuki Thunder 125

Kekurangan Suzuki Thunder 125

*Kapasitas mesin hanya 125cc

* Power tergolong kecil untuk motor Sport.

* Akselerasi Smooth aka lemot dan ga cocok buat stop n go.

* Top speed kurang untuk melibas jalur luar kota.

* Wis mung iku kekurangane.

Kelebihan Suzuki Thunder 125

* Material cukup bagus dan tebal (tanki & rangka).

*Kualitas body, cat dan finishing jempolan.

* Irit BBM.

* Kapasitas Tanki cukup besar 14 liter jadi jarang mampir POM.

* Ergonomi cukup baik.

* Riding Position nyaman khas motor sport touring cocok untuk perjalanan jauh.

* motor cukup antep, anteng dan stabil terutama saat papasan dengan kendaraan besar ga oleng.

Viar Star NX motor murah dibawah 10 jutaan

Harga Yamaha Byson 2021, apa kabar sang penunggu gudang

Honda XRM125 Bebek Trail bertampang CRF150L

Review Suzuki Thunder 125

Dari Review inj bisa diambil kesimpulan bahwa kekurangannya memang di sektor mesin brad’s. Apalagi kalau bukan masalah power dan akselerasi hehehe… Namun semua bisa dimaklumi karena kembali pada maksud dan tujuan pabrikan Suzuki membuat motor ini. Awalnya karena untuk memberikan produk impian konsumen dengan harga terjangkau atau Sport PaHe (paket hemat). Jadi sudah barang tentu ada yang dikorbankan karena sebenarnya Suzuki telah memiliki cikal bakal mesin modern (FXR150 & Satria 150). Namun saat itu tak di kembangkan karena beberapa faktor dan pertimbangan tersendiri. Yaps apapun itu Suzuki Thunder 125 pernah jaya di Indonesia dan menjadi pilihan biker tanah air. Hal ini tak dipungkiri dengan menjamurnya Club Thunder 125 pada masanya. Oke kapan kapan kita lanjut cerita pengalaman mudik pake Thunder 125 pada artikel berikutnya… Semoga bermanfaat… Salam Cah Nggunung.

By JeckminatoR☠

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Suzuki Shogun Kebo 110 Motorku yang ke 2

Fightomotive.com  // Haill Brad’s… Mau sharing review sekaligus Sejarah Suzuki Shogun Kebo generasi pertama yang pernah menjadi tunggangan saya. Sekaligus sebagai Motor kedua dari hasil keringat sendiri nih setelah membeli motor pertama yaitu Honda Astrea Grand. Sejarah Suzuki Shogun Kebo Yaps jadi ceritanya setelah habis kontrak di  PT Indomobil Suzuki International  tambun, Mas Jecks lumayan lama nganggur nih. Dan si Astea Grand dipake abang saya, lanjut di bayarin gitu dah. Akhirnya dapet kerjaan lagi di Sub nya Suzuki kali ini lokasinya didalem PT Suzuki Plant Cakung tepatnya Penggilingan. Dan saat itu harus naik Koasi dan Metromini buat berangkat dan pulang kerja, jenuh dah banyak waktu kebuang dijalanan. Karena gaji dan lemburan lumayan 3 bulan berselang alhamdullilah kekumpul dana buat beli motor Brad’s. Suzuki Shogun 110 Kebo Tromol beredar tahun 1995 – 1997 Sengaja membeli motor Second karena males ngangsur hehehe, dan saat itu harga motor...

Bundelan Hill Gunungkidul, asyiknya nongkrong di Platar Watu Mas Gandul

Bundelan Hill Gunungkidul, asyiknya nongkrong di Platar Watu Mas Gandul – Fightomotive-Blog  // Haill Brad’s… kali ini Mas Jeck mau share tempat makan, nongkrong yang asyik dari Ngawen Wilayah Semin. Dengan basic perbukitan yang khas, berikut ini Bundelan Hill Gunungkidul. Bundelan Hill Gunungkidul Bundelan Hills Ngawen  merupakan puncak tertinggi sebelah utara Gunungkidul yang berbatasan dengan Wilayah Klaten brad’s. Seperti jalur pegunungan pada umumnya rute menuju Bundelan Hills di dominasi tanjakan dan turunan curam dengan liku-liku yang tajam. Bundellan Hills yang masuk dalam kecamatan Ngawen Gunungkidul bisa di jangkau dengan 2 arah yakni dari utara/klaten. Dengan melalui cawas/RSI mengikuti jalur menuju Semin Yogyakarta. Sedangkan dari arah sebaliknya bisa ambil rute Ngawen Cawas Klaten. Karena letaknya di dataran tinggi Bundelan Hills tempatnya sangat nyaman. Kita bisa leluasa menikmati keindahan kota Solo dan Klaten dengan buaian semilir angin segar khas p...

Honda Astrea Grand motor pertamaku, bahagianya saat Topgear menyala

Fightomotive.com // Haill Brad’s… Sekadar bernostalgia tentang Honda Astrea Grand motor pertamaku lansiran tahun 1995. Iseng nulis karena tiba-tiba ada postingan tentang motor ini dengan striping yang sama. Pertama kali punya motor Astrea Grand Jadi ceritanya beberapa waktu lalu ada postingan di FB yang menjual motor Astrea Grand dengan kondisi masih mulus dan low KM. Stripingnya berwarna ungu terong persis yang pernah saya miliki, sayang nama akun FB yang saya Screenshoot malah kehapus. Jadi nyertain sumber gambar malah kurang lengkap nih, maaf ya buat pemilik gambar tersebut saya pinjam hehehe. Yaps sekitar tahun 2001an silam motor merupakan barang mahal dan ga semua orang mampu beli Brad’s. Termasuk Mas Jecks nih karena Ortu yang pas-pasan akhirnya harus kerja dulu selepas lulus STM buat ngumpulin duit. Astrea Grand pic by FB Alhamdullilah bisa bekerja di PT Indomobil Suzuki International yang gaji dan lemburanya lumayan banget saat itu. Bekerja di bagian Welding Muffler Suzuki Sat...